Di Mana Solitaire Paling Banyak Dimainkan di Dunia?
Di antara permainan sabar, yang biasanya dimainkan sendiri, Solitaire — juga dikenal sebagai Klondike — adalah permainan kartu yang paling populer. Popularitasnya di negara-negara Barat sudah dikenal luas, tetapi apakah permainan ini juga dimainkan di bagian lain dunia?

Semua orang telah memulai permainan Solitaire setidaknya sekali — di rumah, di tempat kerja, atau di ponsel mereka. Siapa yang belum mengunduh aplikasi Solitaire untuk mengisi waktu saat istirahat?
Meskipun permainan ini terlihat sederhana, sebenarnya ia menyimpan sejarah yang menarik dan popularitas global yang mengejutkan.
Solitaire, Permainan Universal
Terkadang disebut Klondike, Solitaire memiliki asal-usul yang jauh lebih tua daripada yang dipikirkan kebanyakan orang — jauh sebelum ia muncul di PC pertama yang menjalankan Windows. Faktanya, permainan ini sudah dimainkan di meja dengan kartu asli di Eropa abad ke-18.
Dikatakan bahwa permainan ini ditemukan di salon-salon bangsawan Prancis, di mana ia digunakan untuk mengisi waktu antara permainan tarot. Sumber lain mengklaim bahwa permainan ini berasal dari Skandinavia, di mana ia sudah dianggap sebagai ujian logika dan kesabaran.
Namun revolusi sebenarnya, yang kita semua kenal, datang dengan kedatangan komputer pribadi di rumah-rumah di seluruh dunia.
Pada tahun 1990, Microsoft memiliki ide sederhana untuk mengintegrasikan permainan Solitaire ke dalam Windows 3.0. Tujuannya bukan untuk menghibur pengguna, tetapi untuk membantu mereka belajar cara menggunakan mouse — untuk terbiasa mengklik dan menyeret.
Hasilnya? Jutaan orang menemukan baik komputasi… dan Solitaire.
Amerika Serikat: Juara Tanpa Tanding
Tak mengherankan, Amerika Serikat adalah tempat di mana Solitaire paling banyak dimainkan. Cukup lihat statistiknya untuk melihatnya. Menurut Sensor Tower, beberapa aplikasi Solitaire mencatat lebih dari 100.000 unduhan per bulan hanya di AS.
Yang lebih mengejutkan adalah, seiring waktu, jumlah instalasi dan pengguna aktif terus meningkat.
Sebenarnya, Solitaire telah melampaui sekadar hobi sederhana — ia telah menjadi ikon tempat kerja Amerika. Beberapa cerita bahkan menceritakan bahwa, pada awal 2000-an, beberapa perusahaan menghapus permainan ini dari komputer karyawan, mengklaim bahwa mereka menghabiskan terlalu banyak waktu untuk memainkannya.
Eropa: Tanah Tradisi
Tidak mengherankan bahwa Eropa memiliki akar yang dalam dengan permainan ini — di sinilah versi pertama Solitaire lahir. Pada saat itu, permainan ini disebut "kesabaran," nama yang dipertahankan dalam beberapa bahasa Eropa: Patience dalam bahasa Inggris Britania, Geduldspiel dalam bahasa Jerman, Pasjans dalam bahasa Polandia, atau Solitär di negara-negara Nordik.
Yang menarik adalah bahwa Eropa tidak hanya melihat Solitaire sebagai hobi santai, tetapi juga sebagai permainan mental dan menenangkan. Studi perilaku tentang permainan teka-teki dan logika menunjukkan bahwa orang Eropa cenderung lebih menyukai permainan solo dan berbasis strategi, dibandingkan dengan wilayah lain di dunia — seperti Asia — di mana permainan kompetitif lebih dominan.
Asia: Popularitas yang Berkembang
Anda mungkin sudah memperhatikan — di Asia, ponsel adalah raja. Di negara-negara seperti India, Filipina, dan Indonesia, sebagian besar pemain tidak bermain di komputer tetapi langsung di ponsel mereka. Dan Solitaire telah menemukan keberadaan yang kuat, meskipun diam, di sana.
Itu karena Solitaire sangat cocok dengan cara orang menggunakan perangkat seluler di wilayah tersebut. Ia menggunakan sangat sedikit data, tidak memerlukan koneksi internet yang konstan, dan dapat dimainkan sendiri tanpa registrasi.
Ini terutama terlihat di India — sebuah negara di mana Rummy dan Teen Patti mendominasi — namun aplikasi Solitaire tetap berada di antara 50 permainan teka-teki Teratas menurut beberapa situs estimasi data.
Singkatnya, di Asia, Solitaire bukan hanya permainan yang diwariskan dari Barat. Ia telah menjadi favorit karena kesederhanaannya, portabilitasnya, dan kemampuannya untuk menawarkan momen tenang di dunia yang bergerak cepat.
Kesimpulan
Jadi, di mana Solitaire paling banyak dimainkan? Mungkin di mana-mana. Sebenarnya, ini adalah permainan universal — dan itulah yang membuatnya begitu sukses.
